Senin, 29 Oktober 2012

Patahan Sayap

.. sayap itu kini tak lagi sempurna
.. merekah namun tetap terpincang
.. tak tegap bagai sang karang
.. mengembang namun tak terbang

.. aku tak mampu melintas
.. melewati awan terpancar lepas
.. indah menghias tak kenal panas
.. kokoh berdiri terkulai lemas

.. kini ,,
.. sudut pun semakin kosong
.. tak terisi sayap yang hadir
.. tetap terdiam tanpa suara
.. meratap pilu tak kunjung harap
Read More ->>

Kesendirian Tidak Selamanya Mematikan

Ditulis oleh Anne Ahira

Sobat, banyak orang yang tidak menyukai kesendirian, karena waktu yang dilewati terasa lebih panjang dan melelahkan. 'Sendiri oh sendiri'... Ternyata hal remeh ini bisa menjadi masalah besar bagi sebagian orang!
Apakah sobat termasuk yang demikian? :-)
Memang, kesendirian seringkali diidentikkan dengan hal
yang menakutkan, mengesalkan, bahkan menjadi symbol kesedihan. Namun, jika kita mau membuka pikiran, sebenarnya kesendirian itu tidak selalu mematikan! Kesendirian bisa memiliki dua makna...
Pertama, kesendirian menyangkut fisik yang sebenarnya,
tanpa ada orang di sekitarnya. Kedua, hanya berbentuk perasaan saja.
Bisa jadi seseorang berada di tengah keramaian, namun
merasakan kesunyian. Mungkin sobat pernah mengalami hal serupa, terutama ketika menemui masalah dengan rekan kerja, sahabat, keluarga, atau pacar? :-) dan lain sebagainya..! Satu hal yang perlu sobat ingat, kesendirian dengan arti apapun sebenarnya bukan masalah jika kita mampu mengelolanya dengan baik, atas perasaan, sikap dan segala situasinya.
Bagaimana kita bisa mengelola kesendirian supaya lebih
bermakna? Lakukan hal berikut:

1. Cari kesibukan dengan melakukan aktivitas positif yang sangat sobat sukai, misalnya dengan membaca, menulis, olahraga, menyanyi? :-) Apapun kesukaan sobat. Dengan cara ini, kesendirian akan terasa lebih menyenangkan!

2. Kedua, ingat-ingat kembali hal-hal yang menjadi impian sobat dan belum sempat dilakukan. Sobat bisa membuka agenda-agenda pribadi, foto-foto jaman dulu, buku-buku, dan lain sebagainya.
Percaya, cara ini akan menyadarkan sobat akan sempitnya waktu untuk mewujudkan segalanya. Kalau sudah begini, bukankah kesendirian itu jadi menyenangkan? ;-)

3. Ketiga, buat daftar sebanyak-banyaknya tentang keinginan yang ingin sobat wujudkan selagi masih
hidup. Mungkin dengan cara menuliskan kembali 'keinginan gila' saat sobat masih kecil? Atau mimpi-mimpi lain yang belum terlaksanakan? Saat itu sobat akan sadar, ternyata banyak sekali hal yg memerlukan kesendirian utk mewujudkannya!

4. Dan yang terakhir.... Sebenarnya ini merupakan hal *utama* dan yang pertama yang harus sobat lakukan... Mendekatlah kepada Yang Maha Mencinta diri sobat. Kesendirian ini akan semakin menyadarkan hakekat keberadaan sobat di dunia. Semakin keyakinan ini kuat, maka akan semakin
kokoh kemampuan sobat mengarungi kehidupan, dengan segala situasinya. Intinya, jangan biarkan sobat terjebak dalam kesendirian dengan suasana 'hati yang negatif', membiarkannya berlarut-larut, hingga membuat sobat putus asa. Kalau sobat mau membuka mata, kita sebenarnya tidak pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar kita. Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa sobat jadikan teman, dan ajak bicara! Jika sobat mau terbuka, dalam kesendirian sobat bias merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian sobat bias menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian, dan memaksimalkan potensi yang sobat miliki. Dalam kesendirian pula sobat bisa mengungkap kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan ego yang seringkali sobat temukan di keramaian! Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan saja kepada setiap orang, termasuk kepada sobat. Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini sobat sedang dilanda 'kesepian' alias merasa 'sunyi sepi sendiri', sobat harus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya mematikan! Kelola-lah perasaan sobat dengan baik, dan buatlah kesendirian menjadi lebih bermakna. :-)
Read More ->>

Saat Kenyataan Tak Sesuai dengan Impian

Ditulis oleh Anne Ahira

Sobat,

Banyak orang yang merasa frustasi
karena kenyataan mereka tidak sesuai dengan impian. Sebagai contoh, ada seorang anak yang ingin kuliah di Universitas A, tapi nyatanya biaya tidak mencukupi. Atau, mereka yg merantau ke kota besar, bermimpi ingin mendapatkan pekerjaan berkelas nasional bahkan internasional, tapi nyatanya yang didapatkan hanyalah pekerjaan biasa-biasa saja & apa adanya. Ada juga seorang pengusaha, yg mungkin mengharapkan kenaikan profit 10 kali, malah mengalami kebangkrutan. Apa yang kita harapkan, kadang memang tidak sesuai dengan kenyataan. Lalu apa yang harus kita lakukan? Berikut adalah 3 langkah atau tips yang bisa sobat lakukan saat mimpi tidak sesuai dengan kenyataan:
1. Bertindaklah selalu secara fleksibel dan dinamis
Jika sobat betul-betul ingin menggapai
kesuksesan, maka diperlukan *kesiapan* untuk bisa bertindak secara fleksible dan dinamis terhadap setiap perubahan yang terjadi. Sekarang, saya akan buat sebuah analogi sederhana... Saat ada badai atau angin topan yang besar, tidak jarang kita melihat pohon yang memiliki batang yang sangat besar tumbang! Apa sebab? Sebab mereka tidak kuat menahan beban yang diterima. Namun coba tengoklah bambu! Karena batangnya yang lentur, maka bambu bisa fleksibel bergerak ke segala arah, dan jarang tumbang! Nah, begitu pun dengan kita! Jika kita bertindak dan berpikir dinamis dan juga fleksibel, maka kita akan lebih tahan dalam menghadapi tantangan dan perubahan serta masalah yang datang.
2. Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik untuk kita!
Saat kenyataan tidak sesuai dengan
impian, percayalah bahwa inilah yang terbaik untuk kita. Kita tidak pernah tahu skenario yang telah ditetapkan-Nya. Karena, segala sesuatu yang menurut logika kita baik, bisa jadi justru sebaliknya di mata Tuhan! Berpikirlah selalu positif atas apapun yang terjadi pada diri sobat. Jangan biarkan satu kegagalan membuat sobat kecewa, apalagi sampai frustasi dan berlarut-larut. Sobat tahu apa yang saya lakukan jika ada satu mimpi atau keinginan saya  tidak kesampaian? Saya biasa mengatakan:
"Sudahlah Ahira, kamu tdk perlu kecewa, don't ask me why, it is GOOD for you! Sekarang kamu dengarkan baik-baik, Tuhan akan menggantinya dengan YANG LEBIH BAIK! Tuhan tau kamu orang yg baik & bijaksana.  Hidupmu penuh dengan kelimpahan, dan kamu memang dilahirkan utk slalu jadi pemenang!"
Saya biasa mengatakannya di depan cermin dengan penuh keyakinan, tentunya saat saya sendirian! hehe... It works for me! :-) Sobat juga boleh coba nanti ;-)
Apa yang saya lakukan di atas itu
adalah 'afirmasi'. Afirmasi adalah kata-kata positif yang diucapkan berulang-ulang & diyakini untuk  membentuk citra positif untuk mengurangi sikap-sikap negatif dalam diri kita. Kata-kata afirmasi ini bisa kita buat/rancang sendiri, dan lalu bisa diucapkan secara verbal atau dalam hati. Menurut ahli Hynotherapy, afirmasi itu akan 'terekam' oleh alam bawah sadar kita. Dan jika terus menerus diucapkan & dengan penuh keyakinan, maka kita SEDANG atau AKAN menjadi seperti itu adanya, yang kita ucapkan! Dengan kata lain, afirmasi  itu sama seperti DO'A. Okay, sekarang selanjutnya! :-)
Meski saat ini apa yang kita harapkan belum sesuai dengan impian, namun kita harus....
3. Tetap Siapkan MENTAL PEMENANG!
Saat kita mengalami kegagalan, lebih
baik instropeksi diri daripada menyalahkan takdir. Siapa tahu, kita memang belum siap jadi pemenang! :-) Bisa jadi kesuksesan hanya akan membuat kita menjadi sombong, dan karena saking sayangnya Tuhan kepada kita, Ia tidak mau hamba-Nya berbuat dosa. :-) Sobat, setiap kemenangan itu lebih baik dirintis dari setiap peluh kita! Akan lebih baik jika kemenangan itu kita dapatkan setahap demi setahap. Banyak orang sukses, tapi kemudian mereka terjatuh. Ada yang bangkit lagi, ada yang tidak. Liku hidup setiap manusia memang tidak sama. Tapi ingat, kesempatan untuk menang itu selalu terbuka bagi siapa saja, tanpa terkecuali! Rejeki dan kemenangan itu sungguh tidak terkira banyaknya dari Tuhan, masih banyak yang menggantung di langit! :-) Sekarang tinggal bagaimana cara sobat! Apakah mau meraihnya? atau mengharapkan turun dengan sendirinya? Saya sarankan, jangan pernah memilih yang kedua :-) Kita semua tahu bahwa yang namanya kemenangan itu seringkali dimiliki oleh mereka yang... tdk pernah berhenti berusaha!

Source: http://amronbadriza.blogspot.com/2011/11/artikel-pendidikan-artikel-motivasi_2213.html#ixzz2AgZGBIrt
Read More ->>

Pendidikan, Orang Miskin Silakan Minggir!

SESUAI ketentuan regulator pendidikan (kemendiknas dan pemda) bahwa pendidikan di tingkat sekolah dasar bebas uang sekolah alias gratis, tetapi di lapangan tidak bebas dari pungutan. Sudah jadi rahasia umum bahwa orang tua (ortu) murid selalu dikenakan ketentuan biaya tambahan dengan dalih macam-macam. Memang pungutan itu secara resmi ditentukan secara musyawarah melalui komite sekolah atau persatuan ortu murid, tetapi semangat yang dibangun dalam pertemuan itu adalah berupaya mencari pemasukan dari semua ortu.
Pendidikan yang baik memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi dalam musyawarah itu selalu saja membebankan biaya kepada ortu dan tidak pernah secara kreatif mencari sumber-sumber dana lain seperti kerjasama dengan pihak industri. Jika kegiatan ini dilakukan tentu tidak akan banyak membebani ortu, terutama mereka yang kurang mampu membayar pungutan.
Bukan rahasia umum lagi bahwa dunia pendidikan kita sangat mudah dijadikan obyek bisnis bagi sebagian orang. Ini terlihat mulai dari menjamurnya bimbingan belajar (tes), uang masuk sekolah yang selangit, hingga digantinya buku-buku pelajaran dengan yang baru.
Semua itu tentu menjadi beban murid (orangtua) unruk membelinya. Pihak sekolah atau Kementerian Pendidikan seolah menutup mata akan beban orang tua atas biaya cukup besar saat mereka memasukkan 'buah hatinya' ke sekolah.
Sekolah seolah menutup telinga atas berbagai 'teriakan' dan keluhan orang tua terhadap banyaknya punglimi (pungutan liar tapi resmi) itu. Seperti biasa tentu pemangku kebijakan dan pihak penyelenggara pendidikan selalu siap dengan berbagai dalih jitu yang dapat dianggap sebagai pembenaran munculnya 'proyek' bisnis tersebut.
Alhasil, masyarakat miskin di negara kita makin trauma dan stres jika memasukkan anaknya ke sekolah karena biaya yang terus membengkak.
Kurangnya empati terhadap penderitaan rakyat merupakan fenomena yang (sudah biasa) terlihat pada sebagian kalangan berkuasa di negeri ini (pejabat) tatkala mengeluarkan kebijakan yang tidak bijak itu. Inilah pemandangan yang akrab kita lihat di berbagai sektor kehidupan.
Semua sektor kehidupan di masyarakat pun akhirnya nyaris ikut meniru atau 'mengcopy paste' nyaris sempurna mentalitas buruk si penguasa yang tidak empatik tersebut. Jadilah, sektor pendidikan melalui kalangan yang memiliki wewenang "mengatur" kegiatan pendidikan turut berperilaku tidak empatik atas penderitaan rakyat miskin.
Lebih jauh lagi,anggota komite sekolah yang berasal dari unsur orang tua umumnya berasal dari status sosial ekonomi menengah ke atas biasanya juga ikut-ikutan menyetujui apa yang diajukan pihak sekolah. Lengkaplah sudah sikap dan perilaku yang tidak memihak rakyat miskin dalam dunia pendidikan kita.
Penyelenggaraan pendidikan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah sesuai amanah konstitusi RI kita, seakan dibiarkan "go public" alias mengikuti selera pasar bak pebisnis memanfaatkan peluang bisnisnya. Inilah salah satu efek dari apa yang dinamakan tata pandang neolib dalam pendidikan suatu paham yang membiarkan pendidikan mengkuti mekanisme pasar bebas. Pendidikan kita sangat kapitalistik, mereka mengandalkan dana, modal, uang atau kapital.
Orang kaya silakan maju dan menikmati pendidikan, orang miskin silahkan mundur dan tergusur. Inilah kondisi runyam pendidikan kita dewasa ini yang tak patut dijadikan contoh bagi generasi penerus pemerintahan.
Read More ->>

KECEPATAN MALAIKAT



Ahli Fisika dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab El Naby berhasil membuktikan berdasarkan petunjuk Al Qur'an (QS As Sajdah:5) kecepatan cahaya dapat dihitung dengan tepat sama dengan hasil pengukuran secara ilmu fisika modern (A New Astronomical Quranic Method for The Determination of The Grehttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQmscNYZlfSy32eSkw2g7eMjJfidO3xJwlHD-O6kIoUrEpGH4s6vEnhzWMP7wuwpbAkBVZF7bgK9hCTmaLUAm5GJI4joVbQhIjg9-aoEVte6suxGoJGqlq4aCazbmUw2rNBif-Xqj6JSk/s640/fenomena-langka-awan-malaikat.jpgatest Speed.

Ilustrasi I
Berdasarkan QS As Sajdah ayat 5 :

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu

Secara jelas ayat tersebut memakai perbandingan bahwa satu hari sama dengan 1.000 tahun, dihitung dengan cermat ternyata sama dengan kecepatan cahaya. Pertanyaannya kemudian, petunjuk ayat ini apakah sebagai penjelas atas petunjuk ayat dalam Al Qur'an yang lain?


Apakah kecepatan cahaya merupakan yang paling cepat di jagad raya ini seperti dugaan manusia sekarang berdasarkan ilmu fisika modern? Dari beberapa ayat di dalam Al Qur'an disebutan bahwa malaikat mempunyai kecepatan terbang yang sangat cepat.

Seperti dalam QS An Naazi´aat ayat 3-4

1. Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan
2. Dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya [1537]
3. Dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat4. Dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang

Juga pada QS Al Mursalat ayat 1-2 dijelaskan bahwa malaikat terbang dengan kencang atau cepat:


Bagaimana malaikat terbang? Malaikat dapat terbang karena memiliki sayap, ada yang mempunyai 2, 3 atau 4 sayap.

Disebutkan pada QS Faathir ayat 1 :

Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Dari penjelasan tersebut dapat lebih jelas bahwa yang mampu terbang dengan kecepatan tinggi adalah malaikat. Seberapa cepat terbangnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwukWKOzvES1qpElF2o31j-MVf_QlbcD0rv9laY4AazpvB2NjLNIlAFrqrvdIdUvnO6abVOCPgn0yGtn9jmxl7pYrjZp83GxLhQ7gWV6MW6Rns0FJgZ1ON0gh0QZJx5_Uk5rse9P2FSE8/s640/jibril.jpg

Petunjuk dalam ayat tersebut sangat jelas bahwa perbandingan kecepatan terbang malaikat adalah dalam sehari kadarnya 50.000 tahun. Berdasarkan metode penghitungan yang dilakukan DR. Mansour Hassab El Naby seperti dalam tulisannya bahwa untuk satu hari yang berkadar 1.000 tahun sama dengan kecepatan cahaya (299.792,4989 km/detik). Berdasar rumus-rumus dan cara yang sama untuk perbandingan sehari sama dengan 50.000 tahun dapat diperoleh hasil perhitungan sama dengan 50 kali kecepatan cahaya (14.989.624,9442 km/detik). Kesimpulannya adalah berdasarkan informasi dari Al Qur'an dapat dihitung kecepatan terbang malaikat dan Jibril yaitu 50 kali kecepatan cahaya! Masya Allah!

Ilustrasi 2
Sampai saat ini pengetahuan manusia belum menemukan sesuatu pun yang mempunyai kecepatan melebihi kecepatan cahaya. Berdasarkan petunjuk Al Qur'an sangat jelas disebutkan bahwa malaikat dan Jibril mempunyai kemampuan terbang 50 kali kecepatan cahaya. Hal tersebut bisa dimaklumi karena penciptaan malaikat berasal dari unsur cahaya (nuur). Suatu saat diharapkan ilmuwan muslim dapat meneliti petunjuk tersebut dan menjadi penemu yang selangkah lebih maju karena berdasarkan Al Qur'an, kitab suci yang merupakan satu-satunya kitab yang eksak, berisi kepastian karena merupakan Firman Allah SWT.


Sumber : http://situsangkakala.blogspot.com/2012/08/kecepatan-terbang-malaikat-jibril.html

Read More ->>

Sabtu, 20 Oktober 2012

Suara Sang Ikhwan


 

Masih terasa basah wajah hina ini
Ketika ku tersudut dalam tepi kungkungan ketidakberdayaan
Ketika hanya bisa meratapi tanpa bisa mengatasi
Ketika hanya bisa menyalahkan tanpa bisa membenarkan. . .

Entah ini kesalahan atau takdir Tuhan
Ketika semua aksara buta akan penjelasan
Ketika semua tutur bisu dalam kenaifan
Dan ketika semua suara tuli dalam lumpu  kebohongan
Seolah berharap hari pembalasan segera datang
Membersihkan semua  kepura-puraan. . .


Tiada jalan untuk menang
Mencoba bertahan dalam sandiwara
Meski muak dengan macam kedustaan mereka
Yang tiada bosan menelan ludah terbuang. . .
Read More ->>